Prosesi Pengambilan Api Abadi dari Kayangan Api di Ngasem mencapai puncaknya di jantung Kota Bojonegoro. Setelah diambil secara sakral pada Minggu siang, malam harinya obor berisi api abadi tersebut segera diberangkatkan dalam iring-iringan kehormatan menuju pusat pemerintahan, menjadi lambang spirit Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348.

Api yang melambangkan semangat juang dan penerangan pembangunan ini pertama kali disambut di Alun-Alun Bojonegoro. Dalam sebuah upacara singkat namun penuh makna, obor diserahkan dari Camat Ngasem kepada Camat Bojonegoro. Serah terima ini menegaskan peran kota sebagai pusat administrasi dan simbol dari keseluruhan wilayah kabupaten yang bersatu dalam perayaan.

Setelah penyerahan di alun-alun, obor Api Abadi kemudian diarak kembali dengan pengawalan ketat menuju Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro.
Di Pendopo Malowopati, Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati, Ibu Nurul Azizah beserta jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat, telah menunggu. Suasana haru dan bangga terasa saat momen penyerahan obor Api Abadi kepada Bapak Bupati. Penyerahan ini bukan hanya sebatas simbolis, melainkan representasi penyerahan semangat dan harapan dari seluruh rakyat Bojonegoro, yang berakar pada sejarah dan tradisi luhur.
Bapak Bupati Setyo Wahono menerima api tersebut dengan penuh rasa syukur dan komitmen. Api Abadi akan disemayamkan di tempat kehormatan di Pendopo, menjadi sumber inspirasi yang menyala bagi seluruh rangkaian perayaan HJB ke-348. Momen ini sekaligus menjadi penegasan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bapak Setyo Wahono untuk melanjutkan pembangunan daerah dengan semangat yang tak pernah padam, demi mewujudkan visi #BojonegoroBahagiaMakmurMembanggakan.